Senin, 17 Oktober 2016
Tugas 2_3IA20_Ignatius Vemri
Posted by
ignatius vemri,
on
08.24
Sejarah dan Pengertian Desain
Komunikasi Visual
Sejarah Komunikasi Visual
Sejak jaman pra-sejarah
manusia telah mengenal dan mempraktekkan komunikasi visual. Bentuk komunikasi
visual pada jaman ini antara lain adalah piktogram yang digunakan untuk menceritakan
kejadian sehari-hari pada Jaman Gua (Cave Age), bentuk lain adalah
hieroglyphics yang digunakan oleh bangsa Mesir. Kemudian seiring dengan
kemajuan jaman dan keahlian manusia, bentuk-bentuk ini beralih ke tulisan,
contohnya prasasti, buku, dan lain-lain. Dengan perkembangan kreatifitas
manusia, bentuk tulisan ini berkembang lagi menjadi bentuk-bentuk yang lebih
menarik dan komunikatif, contohnya seni panggung dan drama; seperti sendratari
Ramayana, seni pewayangan yang masih menjadi alat komunikasi yang sangat
efektif hingga sekarang.
Sebagai suatu profesi,
desain komunikasi visual baru berkembang sekitar tahun 1950-an. Sebelum itu,
jika seseorang hendak menyampaikan atau mempromosikan sesuatu secara visual,
maka ia harus menggunakan jasa dari bermacam-macam “seniman spesialis”.
Spesialis-spesialis ini antara lain adalah visualizers (seniman visualisasi);
typographers (penata huruf), yang merencanakan dan mengerjakan teks secara
detil dan memberi instruksi kepada percetakan; illustrators, yang memproduksi
diagram dan sketsa dan lain-lain.
Dalam perkembangannya,
desain komunikasi visual telah melengkapi pekerjaan dari agen periklanan dan
tidak hanya mencakup periklanan, tetapi juga desain majalah dan surat kabar
yang menampilkan iklan tersebut.Desainer komunikasi visual telah menjadi bagian
dari kelompok dalam industri komunikasi – dunia periklanan, penerbitan majalah
dan surat kabar, pemasaran dan hubungan masyarakat (public relations).
Pengertian Desain Komunikasi Visual (DKV)
DKV ditinjau dari asal
kata (etimologi) istilah ini terdiri dari tiga kata, Desain diambil dari kata
“designo” (Itali) yang artinya gambar. Sedang dalam bahasa Inggris desain
diambil dari bahasa Latin (designare) yang artinya merencanakan atau merancang.
Dalam dunia seni rupa istilah desain dipadukan dengan reka bentuk, reka rupa,
rancangan atau sketsa ide.
Selanjutnya Komunikasi
berarti menyampaikan suatu pesan dari komunikator (penyampai pesan) kepada
komunikan (penerima pesan) melalui suatu media dengan maksud tertentu. Komunikasi
sendiri berasal dari bahasa Inggris communication yang diambil dari bahasa
Latin “communis” yang berarti “sama” (dalam Bahasa Inggris : common). Kemudian
komunikasi kemudian dianggap sebagai proses menciptakan suatau kesamaan
(commonness) atau suatau kesatuan pemikiran antara pengirim (komunikator) dan
penerima (komunikan).
Sementara kata Visual
bermakna segala sesuatu yang dapat dilihat dan direspon oleh indera penglihatan
kita yaitu mata. Berasal dari kata Latin videre yang artinya melihat yang kemudian
dimasukkan ke dalam bahasa Inggris visual.
PERBEDAAN DESAIN KOMUNIKASI
VISUAL DAN SENI MURNI
Desain Komunikasi Visual
bukan seni murni. Seorang seniman pada bidang seni murni terkadang mempunyai
penonton atau pengamat hanya satu (seniman itu sendiri), dimana karya seni
tersebut merupakan ekspresi emosi dan perasaan dari seniman itu sendiri yang
pada akhirnya bertujuan untuk memuaskan diri seniman tersebut. Sedangkan
seorang desainer komunikasi visual menghadapi lebih dari satu pengamat yang
kadangkala bisa mencapai jutaan orang, dimana desainer itu harus dapat memahami
dan menginterpretasikan permintaan seseorang atau sekelompok orang ke dalam
suatu karya desain yang pada akhirnya bertujuan untuk memuaskan orang atau
sekelompok orang itu.
Seringkali desain
komunikasi visual tampak seperti seni murni, dan sebaliknya seni murni dapat
tampak seperti desain komunikasi visual. Bahan dan teknik yang digunakan juga
hampir sama, tetapi maksud dan tujuan masing-masingnya berbeda. Seniman dan
desainer, keduanya berusaha memecahkan problem visual, tetapi seniman murni
bertujuan lebih untuk memuaskan diri; sedangkan desainer harus menggerakkan
sekelompok orang untuk menghadiri suatu acara, mengikuti petunjuk, memahami
peta suatu lokasi atau membeli suatu produk.
Desain komunikasi visual
memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan kita sehari-hari.
Kemanapun kita pergi, kita akan menjumpai informasi-informasi yang
berkomunikasi secara visual. Tanda-tanda dan rambu-rambu lalu lintas,
poster-poster promosi tentang restoran, hotel dan lain sebagainya, semua dapat
memberikan informasi kepada pengamatnya yang terdiri dari berbagai kelompok
usia dan berasal dari berbagai kalangan dan golongan. Hal ini juga yang
membedakan desain komunikasi visual dari seni murni, di mana desain komunikasi
visual harus bersifat universal (dapat dimengerti oleh semua orang), sedangkan
dalam seni murni lebih bersifat emosional, di mana maksud dari seniman itu
tidak harus dapat diartikan dan dibaca oleh orang lain.
Elemen – Elemen Desain Komunikasi
Visual
Christine Suharto Cenadi
(1999:5) menyebutkan bahwa elemen-elemen desain komunikasi visual diantaranya
adalah tipografi, ilustrasi, dan simbolisme. Elemen-elemen ini dapat
berkembangan seiring dengan perkembangan teknologi dan penggunaan media.
§
Tata Letak Perwajahan (Layout)
Pengertian layout menurut Graphic Art Encyclopedia (1992:296) “Layout is
arrangement of a book, magazine, or other publication so that and illustration
follow a desired format”. Layout merupakan pengaturan yang dilakukan pada
buku, majalah, atau bentuk publikasi lainnya, sehingga teks dan ilustrasi
sesuai dengan bentuk yang diharapkan.
Menurut Smith (1985) dalam Sutopo (2002:174) mengatakan bahwa proses mengatur hal atau pembuatan layout adalah merangkaikan unsur tertentu menjadi susunan yang baik, sehingga mencapai tujuan.
Menurut Smith (1985) dalam Sutopo (2002:174) mengatakan bahwa proses mengatur hal atau pembuatan layout adalah merangkaikan unsur tertentu menjadi susunan yang baik, sehingga mencapai tujuan.
§
Tipografi
Menurut Frank Jefkins
(1997:248) tipo grafi merupakan : “Seni memilih huruf, dari ratusan jumlah
rancangan atau desain jenis huruf yang tersedia, menggabungkannya dengan jenis
huruf yang berbeda, menggabungkan sejumlah kata yang sesuai dengan ruang yang
tersedia, dan menandai naskah untuk proses typesetting, menggunakan ketebalan
dan ukuran huruf yang berbeda. Tipografi yang baik mengarah pada keterbacaan
dan kemenarikan, dan desain huruf tertentu dapat menciptakan gaya (style) dan
karakter atau menjadi karakteristik subjek yang diiklankan.”
§
Ilustrasi
Fungsi ilustrasi menurut
Pudjiastuti (1997:70) adalah :
“Ilustrasi digunakan
untuk membantu mengkomunikasikan pesan dengan tepat dan cepat serta mempertegas
sebagai terjemahan dari sebuah judul, sehingga bisa membentuk suatu suasana
penuh emosi, dari gagasan seakan-akan nyata. Ilustrasi sebagai gambaran pesan
yang tak terbaca dan bisa mengurai cerita berupa gambar dan tulisan dalam bentuk
grafis informasi yang memikat. Dengan ilustrasi, maka pesan menjadi lebih
berkesan, karena pembaca akan lebih mudah mengingat gambar daripada kata-kata.
§
Simbolisme
Simbolisme sangat
efektif digunakan sebagai sarana informasi untuk menjembatani perbedaan bahasa
yang digunakan karena sifatnya yang universal dibanding kata-kata atau bahasa.
Bentuk yang lebihh kompleks dari simbol adalah logo. Logo merupakan
identifikasi dari sebuah perusahaan karena logo harus mampu mencerminkan citra,
tujuan, jenis, serta objektivitasnya agar berbeda dari yang lainnya.
§
Warna
Warna merupakan elemen
penting yang dapat mempengaruhi sebuah desain. Pemilihan warna dan pengolahan
atau penggabungan satu dengan lainnya akan dapat memberikan suatu kesan atau
image yang khas dan memiliki karakter yang unik, karena setiap warna memiliki
sifat yang berbeda-beda. Danger (1992:51) menyatakan bahwa warna adalah salah
satu dari dua unsur yang menghasilkan daya tarik visual, dan kenyataannya warna
lebih berdaya tarik pada emosi daripada akal.
§
Animasi
Penggunaan unsur-unsur gerak atau disebut animasi khususnya dalam
multimedia akan menimbulkan kesan tersendiri bagi yang melihatnya. Istanto
(2001:61) mengatakan bahwa konsep dari animasi menggambarkan gerak sehingga
dapat mendukung tampilan secara lebih dinamis.
Berdasarkan teknis pembuatannya, animasi dibagi menjadi dua, yaitu :
Berdasarkan teknis pembuatannya, animasi dibagi menjadi dua, yaitu :
1. Animasi dua dimensi (2D), adalah animasi
yang berkesan datar (flat), baik itu karakter maupun warnanya.
2. Animasi tiga dimensi (3D), adalah karakter
yang dibuat dapat dilihat dari berbagai sudut pandang dan adanya kesan mendalam
atau berdimensi ruang.
§
Suara
Suara merupakan elemen
pendukung yang digunakan untuk lebih menghidupkan suasana interaksi. Dalam
multimedia interaktif, suara dibedakan menjadi dua, yaitu suara utama dan suara
pendukung. Suara utama adalah suara yang mengiringi pengguna selama interaksi
berlangsung, sedang suara pendukung merupakan suara yang terdapat pada
tombol-tombol
Tugas 1_3IA20_Ignatius Vemri
Posted by
ignatius vemri,
on
08.24
1.
Pengertian Desain &
Pemodelan Grafik
Desain pemodelan
grafik merupakan suatu proses penciptaan suatu obyek baru dengan menggunakan
software dan melalui beberapa tahapan, yakni membuat, menyimpan dan
memanipulasi model dan citra. Desain pemodelan grafik terdiri dari 3 suku kata,
yaitu “Desain”, “Pemodelan”, “Grafik” dengan memiliki arti sbb :
-- Desain
: Seni
terapan, arsitektur dan pencapaian kreatif lainnya.
-- Pemodelan : Pola/contoh dari
sesuatu yang akan dibuat atau dirancang.
-- Grafik : Pengungkapan dan
perwujudan dalam bentuk huruf, symbol dan gambar dengan melakukan proses
pencetakan.
-- Desain Grafik
: Seni
dalam berkomunikasi menggunakan tulisan, ruang dan gambar. Bidang ini merupkan
bagian dari komunikasi visual. Ilmu desain grafis mencakup seni visual,
tipografi, tata letak dan desain interaksi.
2.
Prinsip dan Unsur Desain
Grafik
Unsur – unsurnya :
a. Garis (Line)
Sebuah garis adalah unsur desain yang
menghubungkan satu titik poin dengan titik poin lainnya sehingga bisa berbentuk
gambar garis lengkung (curve) atau lurus (straight).
b. Bentuk (Shape)
Bentuk adalah sesuatu yang memiliki
diameter tinggi dan lebar.
c. Huruf (Character)
Sesuatu yang dipresentasikan dalam bentuk
visual yang dapat digunakan untuk membentuk sebuah tulisan sebagai Bahasa
verbal dengan bentuk visual langsung seperti A, B, C dll.
d. Simbol (Symbol)
Sesuatu yang dipresentasikan dalam bentuk
visual yang mewakili bentuk benda secara sederhana dan dapat dipahami secara
umum sebagai lambang untuk menggambarkan suatu bentuk benda nyata. Misalnya
gambar orang, bintang, bulan matahari dalam bentuk symbol. Bukan dalam bentuk
nyata (dengan detail).
e. Bentuk Nyata (Form)
Bentuk ini nyata dan mencerminkan kondisi
fisik dari suatu obyek. Seperti gambar manusia secara detail, hewan dan benda
lainnya.
f. Tekstur (Texture)
Teksture adalah tampilan permukaan dari
sutau benda yang dapat dinilai dengan cara dilihat atau diraba.
g. Ruang (Space)
Ruang merupakan jarak antara suatu bentuk
dengan bentuk lainnya, ini dapat dijadikan unsur utnuk memberi efek estetika
desain dan dinamika desain grafis.
h. Ukuran (Size)
Ukuran adalah unsur lain dalam desain yang
mendefinisikan besar kecilnya suatu objek.
i. Warna (Color)
Dengan warna orang bisa menampilkan identitas,
menyampaikan pesan atau membedakan sifat dari bentuk-bentuk visual secara
jelas.
Prinsipnya :
a. Kesederhanaan
Banyak pakar desain grafis menyarankan
prinsip ini dalam pekerjaan desain.
b. Keseimbangan
Keseimbangan adalah keadaan atau kesamaan
antara kekuatan yang saling berhadapan dan menimbulkan adanya kesan seimbang
secara visual.
c. Kesatuan
Kesatuan adalah kohesi, konsistensi,
ketunggalan atau keutuhan yang merupakan isi pokok dari komposisi.
d. Penekanan (Aksentuasi)
Dimaksudkan untuk menarik perhatian
pembaca, sehingga ia mau melihat dan membaca bagian desain yang dimaksud.
e. Irama (Repetisi)
Irama merupakan selisih antara dua wujud
yang terletak pada ruang serupa dengan interval waktu antara dua nada music
beruntun yang sama.
3.
Perkembangan Desain Grafik
dari Berbagai Media
Pada awalnya
media desain grafis hanya terbatas pada media cetak dwi matra (dua dimensi).
Namun, perkembangannya semakin tidak terbendung, bahkan justru merambah ke
dunia multimedia (diantaranya audio dan video). Desain grafik juga diterpkan
dalam media elektronik yang sering kali disebut sebagai desain interaktif atau
desain multimedia. Batas dimensi pun telah berubah seiring perkembangan
pemikiran tentang desain. Desain grafik bisa diterapkan menjadi sebuah desain
lingkungan yang mencakup pengolahan ruang.
4.
Pengaruh Kebudayaan &
Teknologi dalam Membuat Desain Pemodelan Grafik
Keberadaan desain
pemodelan grafik sangatlah dipengaruhi oleh budaya dan teknologi berkembang di
masyarakat. Salah satunya adalah ide, banyak sekali ide yang dihasilkan untuk
desain grafik berasal dari budaya yang ada dilingkungan sekitar. Tak sedikit
pula budaya Indonesia digunakan sebagai desain grafik. Contohnya adalah
kerajinan kain daerah seperti batik dan tenun, keramik, gerabah dan masih
banyak yang lainnya.
Kerajinan tradisional
daerah merupkan warisan turun-temurun dari nenek moyang yang sangat indah untuk
djadikan sumber pemikiran kreatif dalam melakukan pembuatan desain grafik.
Dengan berkembangnya teknologi ini, maka semakin mudah bagi generasi muda saati
ini untuk menciptakan karya desai grafis dengan waktu yang relatif singkat dan
banyak desain yang akan dihasilkan sehingga akan lebih efisien dalam waktu dan
segalanya.
Pengaruh lain dari budaya dan teknologi dalam desain pemodelan garfis adalah periklanan. Pemilih iklan harus mengetahui peran yang dimainkan oleh budaya, subbudaya dan kelas social pembeli. Budaya adalah penyebab paling mendasar dari keinginan perilaku seseorang. Budaya merupakan kumpulan nilai-nilai dasar, persepsi, keinginan san perilaku yang dipelajari oleh seorang anggota masyarakat dari keluarga dan lembaga penting lainnya.
Pengaruh lain dari budaya dan teknologi dalam desain pemodelan garfis adalah periklanan. Pemilih iklan harus mengetahui peran yang dimainkan oleh budaya, subbudaya dan kelas social pembeli. Budaya adalah penyebab paling mendasar dari keinginan perilaku seseorang. Budaya merupakan kumpulan nilai-nilai dasar, persepsi, keinginan san perilaku yang dipelajari oleh seorang anggota masyarakat dari keluarga dan lembaga penting lainnya.
5.
Desain pemodelan grafis dari segi interaksi manusia
dan komputer
Kemampuan estetika
dari desain grafis dan tipografi adalah peningkatan yang penting terhadap
desain sistem manusia-komputer sebagai pengguna antarmuka menjadi lebih
fleksibel dan powerfull. Bagaimanapun, hal ini belum dapat diklaim untuk
menjadi media baru yang tekstual dan penampilan grafik yang diunggulkan.
Jelasnya, tidak ada individu dapat diharapkan mempunyai pelatihan formal di
semua bidang tersebut, walaupun permintaan cukup tinggi untuk orang dengan
latar belakang multidisipliner, gabungan kemampuan sistem komputer dengan
beberapa keahlian ilmu manusia.
Suatu alternatif yang
lebih realistis adalah untuk menuju ke suatu kesadaran akan tingkat pemahaman
menyeluruh dari subjek bidang-bidang yang relevan, mungkin dikombinasikan
dengan ilmu yang khusus dalam satu bidang atau lebih. Tingkat kesadaran dari
ilmu pengetahuan adalah esensi khusus untuk insinyur dan ilmuwan komputer, yang
secara mendasar diharapkan mendesain antarmuka pengguna-sistem sebagai bagian
dari sistem proses desain secara menyeluruh.
Interaksi computer dengan manusia
atau dengan bahasa inggris dikenal dengan “human-computer interaction / HCI”
merupakan ilmu yang mempelajari hubungan antara computer dengan manusia yang
meliputi perancangan, evaluasi, dan juga implementasi antar muka pengguna
computer agar mudah digunakan oleh manusia.
Ilmu ini berusaha untuk menemukan
cara yang paling efektif untuk dapat merancang pesan secara elektronik,
sedangkan interaksi manusia da computer sendiri merupakan serangkaian proses,
dialog dan kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk berinteraksi dengan
computer yang keduanya saling memberikan masukan dan umpan balik melewati
sebuah antar muka untuk mendapatkan hasil akhir yang diharapkan.
Tujuan dari interaksi ini adalah agar
memudahkan manusia dalam melakukan pengoperasian terhadap computer dan
memperoleh beberapa umpan balik yang mereka perlukan selama mereka bekerja
menggunakan computer dan juga mengharapkan agar system computer yang
dirancangnya dapat bersifat akrab dan ramah dengan penggunanya (user friendly.
Kita membutuhkan interaksi tersebut agar kita bisa lebih cepat untuk
menyelesaikan suatu pekerjaan serta membuat waktu dalam prosesnya menjadi lebih
cepat dan juga itu akan mempengaruhi biaya yang akan dikeluarkan.
Interaksi bisa dikatakan dialog
antara user dengan komputer.
Model atau jenis interaksi, antara
lain :
1. Command line interface
(perintah baris tunggal)
contoh : unix, linux, dos
2. Menu (menu datar dan menu tarik)
contoh : hampir semua software
menggunakan menu
3. Natural language (bahasa
alami)
contoh : bahasa pemrograman
terstruktur (belum objek)
4. Question/answer and query
dialogue
contoh : mysql, dbase interaktif, dll
5. Form-fills and spreadsheets
contoh : excel, lotus, dll
6. WIMP
- Windows Icon Menu Pointer
- Windows Icon Mouse Pulldown Menu
yang termasuk komponen WIMP : button,
dialogue boxes, pallettes, dll
Ilmu-ilmu yang berkaitan dengan IMK
(Interaksi Manusia & Komputer)
1. Teknik elektronika & ilmu
komputer =memberikan kerangka kerja untuk dapat merancang sistem HCI
2. Psikologi
memahami sifat & kebiasaan,
persepsi & pengolahan kognitif, ketrampilan motorik pengguna
3. Perancangan grafis dan
tipografi
sebuah gambar dapat bermakna sama
dengan seribu kata. Gambar dapat digunakan sebagai sarana dialog cukup efektif
antara manusia & komputer
4. Ergonomik
berhubungan dengan aspek fisik untuk
mendapatkan lingkungan kerja yang nyaman, misal : bentuk meja & kursi
kerja, layar tampilan, bentuk keyboard, posisi duduk, pengaturan lampu,
kebersihan tempat kerja
5. Antropologi
ilmu pengetahuan tentang manusia,
memberi suatu pandangan tentang cara kerja berkelompok yang masing – masing
anggotanya dapat memberikan konstribusi sesuai dengan bidangnya
6. Linguistik
merupakan cabang ilmu yang
mempelajari tentang bahasa. Untuk melakukan dialog diperlukan sarana komunikasi
yang memadai berupa suatu bahasa khusus, misal bahasa grafis, bahasa alami,
bahasa menu, bahasa perintah
7. Sosiologi
studi tentang pengaruh sistem
manusia-komputer dalam struktur sosial, misal adanya PHK karena adanya
otomasi kantor.
Jumat, 08 April 2016
Aspek Hukum dan Web Security
Posted by
ignatius vemri,
on
05.27
Internet sebagai sarana informasi
memiliki asas dan tujuan dalam pemanfaatannya sebagai mana disebutkan dalam
Pasal 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi
Elektronik (ITE).
Aspek Hukum dalam penggunaan
internet terbagi menjadi ...
- Aspek hak milik intelektual .
contohnya : Hak Cipta dan Hak Paten.
- Yurisdiksi hukum dan aspek-aspek
terkait komponen ini menganalisa dan menentukan keberlakuan hukum yang berlaku
di dalam dunia maya.
- Aspek hukum yang menjamin
keamanan dari setiap pengguna internet.
- Aspek hukum yang memberikan
legalisasi atas internet sebagai bagian dari perdagangan atau bisnis usaha.
- kerahasiaan yang di jamin
oleh ketentuan hukum yang berlaku di masing-masing yurisdiksi negara asal dari
pihak yang mempergunakan atau memanfaatkan dunia maya sebagai bagian dari
sistem jasa yang mereka lakukan.
Perlindungan data pribadi dalam
sebuah sistem elektronik dalam UU ITE meliputi perlindungan dari penggunaan
tanpa izin , perlindungan oleh penyelenggara sistem elektronik , dan
perlindungan dari akses dan interferensi ilegal.
Pasal 26 UU ITE mensyaratkan
bahwa penggunaan setiap data pribadi dalam sebuah media elektronik harus dapat
persetujuan pemilik data bersangkutan.
Bunyi Pasal 26 UU ITE :
Penggunaan setiap informasi
melalui media elektronik yang menyangkut data pribadi harus dilakukan atas
persetujuan orang yang yang bersangkutan.
Setiap orang yang di langgar
haknya sebagaimana dimak sud pada ayat (1) mengajukan gugatan atas kerugian
yang ditimbulkan berdasarkan undang-undang.
Bunyi Pasal 15 ayat 2 PP PSTE :
Jika terjadi kegagalan dalam
perlindungan data pribadi yang dikelola. penyelanggara sistem elektronik wajib
memberitahukan secara tertulis kepda pemilik data pribadi.
Bunyi Pasal 30 UU ITE :
Setiap orang dengan sengaja dan
tanpa hak atau melawan hukum mengakses komputer dan/ sistem elektronik milik
orang lain dengan cara apapun.
Setiap orang dengan sengaja dan
tanpa hak atau melawan hukum mengakses komputer /sistem elektronik dengan cara
apapun dengan tujuan untuk memperoleh informasi Elektronik dan Dokumen
elektronik.
Setiap orang dengan sengaja dan
tanpa hak atau melawan hukum mengakses komputer dan sistem elektronik dengan
cara apa pun dengan melanggar, menerobos, melampaui atau menjobol sistem pengaman.
Cyber Law
merupakan separangkat aturan yang
dibuat oleh suatu negara tertentu. dan peraturan yang dibuat itu hanya berlaku
kepada masyarakat negara tersebut. jadi setiap negara punya Cyber law sendiri.
Istilah hukum cyber diartikan
sebagai padanan kata dari Cyber Law yang saat ini secara internasional
digunakan untuk istilah hukum yang terkait dengan pemanfaatan TI.istilah lain
yang dipergunakan adalah hukum TI(Law Of Information Teknologi) dan Hukum dunia
maya(Virtual World Law) dan Hukum Mayantara.
DAFTAR PUSTAKA
Stiawan,Deris.2005.Sistem
Keamanan Komputer. Jakarta. Elex Media Komputindo.
Angger,Yulian.April
2015."Aspek Hukum dan Kemanan Pada Web, Arsitektur Komputer , dan cara
pembuatan website".
PRIVASI WEB
Posted by
ignatius vemri,
on
05.26
Definisi Privasi
Sebelum membahas lebih lanjut tentang privasi dan segala hal yang berkaitan dengan aktifitas seseorang saat online, akan dijelaskan definisi privasi agar memiliki pemahaman yang lebih lengkap dan komprehensif. Privasi merupakan konsep abstrak yang mengandung banyak makna. Penggambaran populer mengenai privasi antara lain adalah hak individu untuk menentukan apakah dan sejauh mana seseorang bersedia membuka dirinya kepada orang lain atau privasi adalah hak untuk tidak diganggu. Privasi merujuk padanan dari Bahasa Inggris privacy adalah kemampuan satu atau sekelompok individu untuk mempertahankan kehidupan dan urusan personalnya dari publik, atau untuk mengontrol arus informasi mengenai diri mereka.
KEBIJAKAN WEB
Posted by
ignatius vemri,
on
05.25
Kebijakan Web atau Web Policy adalah kebijakan yang diberlakukan oleh sebuah blog atau web yang telah dibuat oleh pemilik atau pembuat situs itu sendiri. Hal ini dilakukan oleh para pemilik web atau blog sebagai syarat untuk menggeluti dunia internet. Bahkan ini adalah sebuah dasar yang harus dilakukan oleh pemilik web atau blog sebagai bukti bahwa blog atau web tersebut akan benar benar ditekuni dan akan menjadi lebih baik dalam perkembangannya.
Web Policy juga memberikan bukti tentang siapa pemilik blog atau web tersebut, jika suatu ketika ada seorang pengunjung blog atau web tersebut ingin menanyakan hal hal yang berkaitan dengan situs tersebut dapat dengan mudah menemukan siapa pemilik web atau blog tersebut, dan masih banyak lagi fungsinya. Dengan adanya privacy policy di dalam blog, maka secara tidak langsung situs tersebut akan terlihat lebih profesional. Bahkan Google Adsense serta juga situs periklanan lainnya membutuhkan adanya halaman ini untuk memperkuat peninjauan supaya jauh lebih meyakinkan.
Daftar Pustaka:
Web Policy juga memberikan bukti tentang siapa pemilik blog atau web tersebut, jika suatu ketika ada seorang pengunjung blog atau web tersebut ingin menanyakan hal hal yang berkaitan dengan situs tersebut dapat dengan mudah menemukan siapa pemilik web atau blog tersebut, dan masih banyak lagi fungsinya. Dengan adanya privacy policy di dalam blog, maka secara tidak langsung situs tersebut akan terlihat lebih profesional. Bahkan Google Adsense serta juga situs periklanan lainnya membutuhkan adanya halaman ini untuk memperkuat peninjauan supaya jauh lebih meyakinkan.
Daftar Pustaka:
Zamzam. 2014. "Pengertian dan Fungsi Privacy Policy". Dalam http://www.zallegiance.com/2014/11/pengertian-dan-fungsi-privacy-policy.html.
Selasa, 15 Maret 2016
Serba Serbi Website
Posted by
ignatius vemri,
on
02.46
Pengertian WEB
Www atau world wide web atau web
saja merupakan sebuah sistem yang saling terkait dalam sebuah dokumen yang
berformat hypertext yang berisi beragam informasi, baik tulisan, gambar, suara,
video, dan informasi multimedia lainnya dan dapat diakses melalui sebuah
perangkat yang disebut web browser.
Untuk menterjemahkan dokumen
dalam bentuk hypertext ke dalam bentuk dokumen yang bias dipahami, maka web
browser melalui web client akan membaca halaman web yang tersimpan di sebuah
web server melalui protokol yang biasa disebut http atau Hypertext Transfer
Protocol.
Refrensi : Frinawati, Heni Dwi.
2012. “Pembangunan Sistem Informasi Pembayaran Sekolah Pada Sekolah Menengah
Atas ( SMA ) Negeri 1 Rembang Berbasis Web”.
Journal Speed Sentra Penilitian dan Edukasi Vol. 4
No.4.http://ijns.org/journal/index.php/ijns/article/view/242/236. Maret 2016.
Sejarah WEB
Sejarah Web dimulai pada bulan
Maret 1989 ketika Tim Berner-Lee yang bekerja di Laboratorium Fisika Pkarya
ilmiah Eropa atau yang dikenal derigan nama CERN (Consei European pour la
Recherce Nuclaire) yang berada di Genewa, Swiss, mengajukan protokol (suatu
tatacara untuk berkomunikasi) sistem distribusi informasi Internet yang
digunakan untuk berbagi informasi di antara para fisikawan. Protokol inilah
yang selanjutnya dikenal sebagai protokol World Wide Web dan dikembangkan
olehWorld Wide Web Consortium (W3C). Sebagaimana diketahui, W3C adalah
konsorsium dari sejumlah organisasi yang berkepentingan pengembangan berbagai
standar yang berkaitan dengan Web.
Pada awalnya aplikasi Web
dibangun hanya dengan menggunakan bahasa disebut HTML (HyperText Markup Language)
dan protokol yang digunakan dinamakan HTTP (HyperText Transfer Protocol). Pada
perkembangannya, sejumlah skrip dan objek dikembangkan untuk memperluas
kemampuan HTML. Pada saat ini, banyak skrip seperti itu; antara lain yaitu
PHP dan sedangkan contoh yang
berupa objek antara lain adalah applet, Java (Abdul Kadir, 2003 hal 46).
Refrensi : Yuwono, Agus. Januari
2005. Optimalisasi Web Internet Sebagai
Usaha Peningkatan Kemampuan Menulis
Karya Ilmiah Bagi Mahasiswa Prodi Pbsj Semester Viii Fbs Unnes.http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/lingua/article/viewFile/939/879.
Maret 2016.
Perkembangan Dan Perbedaan
1. Web Portal
Web portal atau kadang disebut
portal saja adalah suatu situs web yang memiliki fitur seperti direktori, mesin
pencari ( Search Engine ), email atau grup diskusi. Direktori merupakan daftar
link yang disusun menurut kelompok tertentu ( misalnya pendidikan kesehatan)
dan dapat digunakan sebagai titik awal untuk menuju ke informasi tertentu.
Search adalah fasilitas yang mungkin pemakai mencari suatu informasi terntu
dengan memasukkan suatu kata kunci.
2. Multimedia pada web
Untuk mendukung multimedia,
computer klien harus dilengkapi dengan program yang disebut viewer atau
terkadang disebut pulg-in. Program-progrm ini perlu disediakan karena sejumlah
berkas terntu memang tidak oleh browser. Sebagai contoh, untuk memainkan berkas
film berekstensi MOV diperlukan perangkat lunak quick time.
3. Web Statis Dan Dinamis
Web statis dibentuk dengan
menggunakan html saja. Kekurangan aplikasi seperti ini terletak pada keharusan
untuk memlihara program secara terus-menerus utuk mengikuti setiap perubahan
yang terjadi. Kelemhan ini ditasi dengan model aplikasi web dinamis. Dengan
kemampuan html,yakni dengan dengan menggunakan perankat lunak tambahan,
perubahan informasi dalam halaman – halaman web anda ditangani melalui
perubahan data bukan melalui perubahan program. Sebagai implementasinya,
aplikasi web dapat dikoneksikan ke basis data. Dengan demikian perubahan
informasi dapat dilakukan oleh operator atau yang bertanggung jawab terhadap
kemuktahiran data, dan tidak menjadi tanggung jawab pemrograman atau
pemrograman.
Refrensi : Hariningsih, S.P.
2005. Teknologi Informasi. Yogyakarta. Graha Ilmu.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)